Langsung ke konten utama

PENDAHULUAN BIOELEKTRIK

 

Manusia juga memiliki elektron yang menyediakan komunikasi antar sel melalui sinyal elektromagnetik. Kelistrikan mikroskopis yang terjadi pada semua makhluk hidup, termasuk kelistrikan pada manusia, disebut bioelektrik. alam semesta terdiri dari atom, gravitasi, listrik dan getaran. makhluk hidup memiliki bioelektrik, yang disebabkan oleh medan elektromagnetik, karena diterapkan pada prinsip penciptaan alam semesta. Bioelektrik adalah energi listrik mikroskopis yang dihasilkan oleh banyak proses biologis. setiap bagian tubuh manusia memiliki bioelektrik. pada abad ke-18, Luigi Galvani dari Italia melakukan peercobaan pada otot kaki belakang katak. dalam percobaan eksitasi otot, yang dikontrak oleh listrik, dia menemukan bioelektrik. Eksperimen ini sangat penting dalam ilmu fisika dan fisiologi. Setiap sel membutuhkan bioelektrik untuk berfungsi. Secara umum, sel menghasilkan listrik melalui pertukaran kimia di tingkat molekuler.

Bioelektrik menekuni potensial listrik serta arus yang dihasilkan oleh ataupun terjalin di dalam organisme hidup dimana potensial bioelektrik dihasilkan oleh bermacam proses biologis biasanya berkisar dari satu sampai sebagian ratus millivolt. Perkembangan bioelektrik mengacu pada fluks ion endogen, gradien tegangan transmembran serta trans- epitel dan arus serta medan listrik yang dihasilkan serta dipertahankan dalam sel serta jaringan hidup. Kegiatan listrik ini kerap digunakan sepanjang embryogenesis, re- genarisi serta kanker.

Dalam biologi, Bioelektrik mengacu pada regulasi dari sel, jaringan serta pola sikap pada tingkat organ akibat sinyal endogen dimediasi elektrik. Seluruh tipe sel serta jaringan memakai fluks ion buat berbicara secara elektrik. Pembawa muatan dalam bioelektrik merupakan ion (atom bermuatan) serta arus, medan listrik dihasilkan tiap kali terjalin pembersihan fluks ion. Arus serta medan listrik endogen, fluks ion serta perbandingan rest potential di segala jaringan terdiri dari sistem komunikasi serta pensinyalan kuno, berperan bersama( dalam seri serta paralel dengan) factor biokimia, transkripsi jaringan serta kekuatan raga yang lain buat mengendalikan sikap sel serta pola skala besar sepanjang embryogenesis, re- genarisi, kanker serta proses yang lain.

Bioelektrik pada badan manusia bekerja buat berhubungan dengan data dalam sistem saraf, serta sel otot simpul sinoatrial yang ditemui di jantung menciptakan impuls listrik secara berkala buat melindungi organ senantiasa berjalan serta senantiasa hidup. Jaringan serta organ badan manusia menciptakan bioelektrik, sinyal listrik yang menggerakkan badan di tiap sel, serta melaksanakan seluruh kegiatan fisiologis semacam perputaran, pencernaan, serta latihan dalam guna otak. kala sel- sel dalam badan kekurangan gizi, ataupun di dasar ambang yang pas, sinyal elektromagnetik tersendat ataupun menurun sebab tekanan pikiran, Keletihan kronis, kendala tidur, penuaan degeneratif, kehancuran internal ataupun eksternal, penyakit akibat kerja, pencemaran area, menjadikan sel tidak bisa melaksanakan fisiologi yang efektif. Kesehatan sel berarti buat bioelektrik. energi listrik badan manusia merupakan sumber kehidupan untuk manusia. 

SUMBER POTENSIAL BIOELEKTRIK


Potensial bioelektrik identic dengan potensial yang dihasilkan oleh fitur semacam baterai ataupun generator. Tetapi dalam nyaris seluruh permasalahan, arus bioelektrik terdiri atas aliran ion( ialah atom ataupun molekul bermuatan listrik), sebaliknya arus listrik yang digunakan buat penerangan, komunikasi ataupun energi merupakan pergerakan elektron. Bila 2 larutan dengan konsentrasi ion yang berbeda dipisahkan oleh membrane yang membatasi aliran ion di antara keduanya, ketidakseimbangan konsentrasi memunculkan perbandingan potensial listrik antara larutan. Dalam mayoritas larutan, ion- ion dengan muatan listrik tertentu diiringi dengan ion- ion yang bermuatan bertentangan sehingga larutan itu sendiri tidak mempunyai muatan netral. 

POTENSIAL BIOELEKTRIK

Potensial bioelektrik yang melintasi membrane sel umumnya sekitan 50 mV yang diketahui selaku Resting Potential. Seluruh sel memakai potensial bioelektriknya buat menolong ataupun mengendalikan proses metabolism, namun sebagian sel memakai potensial serta arus bioelektrik spesial buat guna fisiologis, contoh: pada sel saraf serta otot. Data dibawa oleh pulsa listrik( diucap potensial aksi) melewati serat saraf. Dentut seragam dalam sel otot menyertai kontraksi otot. Dalam sel saraf serta otot, rangsangan kimia ataupun elektrokimia menciptakan pergantian, sedangkan pada permeabilitas membrane sel membolehkan potensial listrik antara bagian dalam serta luar dilepaskan selaku arus yang disebarkan selama serabut saraf ataupun mengaktifkan mekanisme kontraktif serabut otot, Pengangkutan ion natrium nampak dalam penciptaan potensial aksi. Diantara sel- sel lain dimana fungsi- fungsi spesial tergantung pada pemeliharaan potensial bioelektrik merupakan sel- sel reseptor yang peka terhadap sinar, suara serta sentuhan serta banyak dari sel- sel yang mensekresi hrmon ataupun zat lain. 

BIOELEKTRIK PADA HEWAN

IKAN PARI

LELE LISTRIK

BELUT LISTRIK

Sebagian tipe ikan baik laut ataupun tawar diberikan organ spesial yang sanggup buat menciptakan listrik yang lumayan besar, sedangkan sebagian ikan yang lain mempunyai jaringan yang bisa merasakan medan listrik yang lemah didalam air. Elemen bawah organ bioelektrik merupakan sel pipih yang diucap Electroplaque. Beberapa besar lempeng listrik disusun secara seri serta paralel buat membangun kapasitas penghasil tegangan serta arus dari organ listrik. Ikan membebaskan listrik secara seketika dengan mengendalikan waktu impuls saraf yang mengaktifkan lempeng listrik orang sehingga membagikan Aksi stimultan dari segala lapisan. Lebih dari 200 spesies ikan mempunyai organ bioelektrik buat pertahanan diri ataupun melaksanakan pemburuan terhadap mangsa. Contoh: Belut Listrik, Ikan Electric Ray( Ikan Pari), Lele Listrik Afrika dll mempunyai organ yang sanggup menciptakan listrik yang sangat kokoh yang digunakan buat melumpuhkan ataupun menewaskan mangsa apalagi lumayan kokoh buat menyetrum manusia. Belut Listrik mempunyai 3 pasang organ listrik. 3 pasang organ listrik ini ialah Sebagian besar massa badan serta dekat 4/ 5 dari total panjang badan belut lisrik. Ikan Electric Ray( Ikan Pari) mempunyai 2 organ listrik yang berupa piringan berdimensi besar, satu disetiap sisi badan yang berkontribusi pada wujud badan semacam piringan. Lele Listrik Afrika, Ikan Pisau Amerika Latin memakai organ bioelektrik mereka selaku indera dalam mendekteksi keberadaan ikan lain. 

Sumber:

SEASUN Korean Medicine Clinic. 2019. “What is Bioelectricity?”. Youtube URL: https://www.youtube.com/watch?v=4-nerspsNxk. Diakses pada 2 September 2021.

Muttaqin, A. 2021. “Bioelectricity”. Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas. Padang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

POTENSIAL AKSI DAN POTENSIAL ISTIRAHAT PADA NEURON

  Neuron adalah sel yang membentuk sistem saraf terdiri dari tiga bagian utama. Dendrit, yang merupakan cabang kecil dari neuron yang menerima sinyal dari neuron lain, soma, atau badan sel, yang memiliki semua organel utama neuron seperti nukleus, dan akson yang terbungkus mielin berlemak. POTENSIAL AKSI ( ACTION POTENTIAL ) Dendrit menerima sinyal dari neuron lain melalui neurotransmiter, yang ketika mereka mengikat reseptor pada dendrit bertindak sebagai sinyal kimia. Pengikatan itu membuka saluran ion yang memungkinkan ion bermuatan mengalir masuk dan keluar sel, mengubah sinyal kimia menjadi sinyal listrik . satu neuron dapat memiliki satu ton dendrit yang menerima input, efek gabungan dari beberapa dendrit cukup mengubah muatan keseluruhan sel, memicu - POTENSIAL AKSI - yang merupakan sinyal listrik yang menuruni akson hingga 100 meter/detik, memicu pelepasan neurotransmitter di ujung yang lain dan selanjutnya menyampaikan sinyal. neuron menggunakan neurotransmiter seba...

DASAR-DASAR SEL, PERGERAKAN SEL DAN POTENSIAL MEMBRAN

TEORI SEL Setiap orang sebenarnya terbuat dari milyaran sel. Teori sel modern dikemukakan oleh  M.J. Schleiden dan Theodore Schwann  pada 1838 yang mencakup hal-hal berikut: 1. Sel adalah unit hidup terkecil dalam semua organisme. 2 bahwa semua makhluk hidup terbuat dari sel. Satu atau lebih sel. 3 semua sel berasal dari sel lain yang sudah ada sebelumnya. Sel memiliki dunia kecil mereka sendiri di dalamnya dimana sel membawa informasi genetik. Mereka bisa membagi dan memiliki fungsi dan proses yang dapat diurus oleh organel di dalam sel. kita dapat membagi sel menjadi dua kelompok besar. Sebagai sel, manusia adalah eukariota. Bakteri dan Arachae adalah prokariota. Tumbuhan, hewan, jamur, protista adalah eukariota. Baik prokariota dan eukariota memiliki materi genetik. Keduanya memiliki sitoplasma. Keduanya memiliki ribosom, yang merupakan organel kecil yang membuat protein. Keduanya memiliki membran sel yang mengontrol apa yang masuk dan keluar dari sel. Sel Prokariota ...